Kota Solo Dianggap Tinggi dalam Penjualan Narkoba daripada Pemakai

Berita79 Views
banner 468x60

Surakarta – Hadir dalam acara pemberian remisi kepada 501 narapidana di Rutan Kelas I Surakarta pada Minggu (17/8/2025), Wali Kota Respati Ardi bahas terkait kasus narkoba.

Menurut mantan Ketua HIPMI Surakarta ini, dirinya mendapatkan informasi dari BNN Provinsi Jawa Tengah bahwa Kota Bengawan memiliki tingkat penjualan narkoba yang tinggi jika dibandingkan dengan jumlah pemakai.

banner 336x280

“Mungkin hari ini kan kita fokusnya ke pemakai. Tapi ternyata pedagang ini juga menurut laporan data dari BNN juga sering terjadi. Jadi kalau dites urin, tes-tes seperti biasa lepas karena enggak ada,” kata Respati Ardi.

Demi menekan tingginya perdagangan narkoba di Surakarta, Respati mengatakan perlu adanya kolaborasi antara Pemerintah Kota, BNN, kepolisian dan TNI untuk meningkatkan kewaspadaan peredaran narkoba.

Apalagi dikatakan Respati Ardi bahwa dirinya sudah mengetahui titik-titik rawan mana saja yang dinggap BNN Provinsi Jawa Tengah, sebagai lokasi peredaran narkoba.

“Empat Kelurahan kalau enggak salah dari BNN, tapi itu kita enggak bisa sampaikan tapi kita akan fokuskan untuk pencegahannya peredarannya. Kami ada program khusus yang akan kita lakukan dengan kepolisian dan TNI dan BNN dalam waktu dekat,” katanya menambahkan.

Sementara itu, dikesempatan lain, Kepala BNN Kota Surakarta, I Gede Nakti Widhiarta, menjelaskan bahwa tingkat peredaran gelap narkoba paling tinggi menyasar usia 24 hingga 40 tahun.

“Berdasarkan hasi survei peringkat pertama dari golongan umur 24 sampai 40, sedangkan umur 15 sampai 24 masuk peringkat kedua terbanyak penyalahgunaan narkoba. Jadi anak-anak muda ini sangat rawan dan rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” ucap I Gede Nakti Widhiarta.

Ditambahkan I Gede Nakti Widhiarta, bahwa setiap kali pengungkapan kasus, jumlah yang terdata selalu mengalami kenaikan dan bukan penurunan. Sehingga bahaya nyata peredaran gelap narkoba masih tinggi.

“Berbicara pengungkapan kasus, setiap tahun selalu bertambah terus dan tidak menurun. Ini artinya narkoba itu ada dan banyak, cuma untuk mengungkapnya ini yang agak susah, mangkanya yang bisa dilakukan adalah menjaga diri kita supaya tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” ucapnya menambahkan. (JK)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *