Lindungi Masyarakat Papua, Aparat Keamanan Tindak Anggota OPM di Nduga

Berita2 Views
banner 468x60

NDUGA – Aparat keamanan berhasil menindak kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam kontak tembak di sekitar Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua anggota OPM tewas setelah terlibat kontak tembak dengan personel Satgas Rajawali VI Koops TNI Habema.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Letjen TNI Lucky Avianto, menjelaskan bahwa tindakan aparat bermula dari patroli untuk menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar permukiman masyarakat. Menurutnya, aparat terlebih dahulu mengedepankan pendekatan persuasif sebelum situasi berkembang menjadi kontak tembak.

banner 336x280

“Sebelum peristiwa kontak tembak itu terjadi, pasukan telah berupaya melakukan tindakan persuasif untuk mengajak mereka meletakkan senjata. Namun ajakan kami ini justru dijawab dengan tembakan yang membabi buta ke arah pasukan kita,” kata Lucky.

Lucky menegaskan bahwa berdasarkan hasil identifikasi aparat, kedua korban diketahui merupakan anggota aktif kelompok bersenjata OPM, bukan warga sipil. Ia juga menyebutkan bahwa pergerakan kedua anggota tersebut, termasuk ketika menyiapkan senjata dan menyerang pasukan, terekam melalui kamera pengintai atau drone yang dioperasikan aparat keamanan.

Sementara itu, Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa kontak tembak terjadi ketika personel patroli menindaklanjuti informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata di sekitar permukiman masyarakat. Saat melakukan pemeriksaan wilayah, kelompok tersebut dilaporkan melepaskan tembakan ke arah aparat hingga terjadi kontak tembak.

“Setelah situasi terkendali, tim menemukan dua orang yang diduga anggota kelompok bersenjata meninggal dunia di lokasi kejadian. Sejumlah anggota lainnya dilaporkan meninggalkan lokasi. Identitas kedua korban masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Riyanto.

Lucky menegaskan bahwa tindakan aparat dilakukan secara terukur dengan mengacu pada aturan pelibatan serta tetap memperhatikan koridor hukum dan hak asasi manusia. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan wilayah dan memulihkan rasa aman masyarakat Papua Pegunungan.

Penindakan ini menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil di wilayah rawan konflik. Upaya menjaga keamanan di Papua perlu terus disertai pendekatan persuasif, penegakan hukum yang profesional, serta komunikasi terbuka agar masyarakat memperoleh informasi akurat dan terhindar dari disinformasi mengenai situasi keamanan di daerahnya. (*)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *